Caption:Gubernur Banten Andra Soni mengajak anak muda mengisi kemerdekaan dengan kreativitas, teknologi, intelektualitas, dan inovasi pada Kirab Merah Putih 2026.
Tangerang, Fixsnews.co.id– Gubernur Banten Andra Soni mengajak generasi muda mengisi kemerdekaan dengan kreativitas, teknologi, intelektualitas, dan inovasi. Ajakan itu disampaikan saat Kirab Merah Putih 2026 dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Elektrik Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Jalan Satria-Sudirman, Kota Tangerang, Minggu (16/8/2026).
Andra Soni mengatakan generasi muda merupakan kelompok yang berpotensi membangun karya, menciptakan inovasi, membuka peluang, serta menghadirkan solusi bagi masyarakat.
“Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen membangun dengan semangat kolaborasi. Saya mengajak generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan kreativitas, teknologi, dan intelektualitas,” ungkap Andra Soni.
Ia juga mengajak generasi muda membangun intelektualisme yang berpijak pada nilai-nilai kebangsaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.
Menurutnya, momentum Kirab Merah Putih harus menjadi langkah awal untuk menggapai tujuan Indonesia maju dan bersatu menuju generasi emas.
“Mari kita jaga persatuan, kita perkuat gotong royong. Kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata. Kita bangun Banten sebagai bagian penting mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Andra Soni.
Dalam kesempatan itu, Andra Soni turut menyampaikan apresiasi kepada Barisan Intelektual Strategi Objektif Indonesia (Bison) Indonesia yang telah menggagas Kirab Merah Putih.
Ia juga menceritakan sepenggal sejarah Peristiwa Lengkong yang lokasinya tidak jauh dari tempat pelaksanaan kirab.
Dalam peristiwa tersebut, generasi muda turut berjuang pada awal kemerdekaan. Pada 25 Januari 1946, Mayor Daan Mogot memimpin para taruna atau kadet Akademi Militer Tangerang untuk melucuti atau merebut senjata dari tentara Jepang.
Sementara itu, Direktur Kewaspadaan Nasional Kemendagri Aang Witarsa Rofik menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Kirab Merah Putih.
Ia menilai kegiatan tersebut semakin bermakna karena melibatkan generasi muda, seperti Gen Z serta siswa SMA-SMK.
“Kami sangat mengapresiasi setiap kegiatan yang dirangkai atribut negara bendera merah putih sebagai pemersatu dan pelecut semangat,” katanya.
Sedangkan Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan suasana kemerdekaan seperti dalam Kirab Merah Putih merupakan hal yang dirindukan masyarakat Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah dari penjajah, melainkan hasil perjuangan para pahlawan.
Sachrudin juga berpesan bahwa anak muda merupakan pemimpin masa depan. Karena itu, generasi muda harus berani bermimpi besar.
“Kita mengisinya dengan karya nyata, belajar, dan rasa syukur kepada Allah SWT,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Bison Indonesia Ginka Febrianti mengatakan Kirab Merah Putih diikuti sekitar 1.000 anak muda dari berbagai wilayah di Provinsi Banten.
“Generasi muda harus melakukan perjuangan dengan versi yang beda. Berkarya dan berinovasi, menjadi generasi muda yang berani bermimpi besar, berani berbeda, dan bergerak,” ucapnya.
Kirab Merah Putih diawali dari Stadion Benteng. Kegiatan tersebut diisi marching band, pentas seni debus, serta tari gandrung.
Selain itu, dilakukan penyerahan bendera Merah Putih kepada masyarakat serta deklarasi sikap kebangsaan.(Ben)


















