Caption; Kota Tangerang meraih peringkat ke-4 terbaik nasional PPD 2026. Bappeda Tangerang dinilai konsisten mengawal pembangunan terukur dan inovatif.
TANGERANG, Fixsnews.co.id– Kinerja Pemerintah Kota Tangerang kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Melalui proses penilaian yang berlangsung dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026, Kota Tangerang berhasil menempati peringkat ke-4 terbaik se-Indonesia dari 86 kota.
Penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) tersebut diterima langsung oleh Kepala Bappeda Kota Tangerang, Hj. Yeti Rohaeti, dalam rangkaian penyerahan PPD Tahun 2026, Rabu (30/9/2026).
Capaian tersebut sekaligus menjadi gambaran atas kinerja Bappeda Kota Tangerang dalam mengawal proses perencanaan pembangunan agar semakin terukur, inovatif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kepala Bappeda Kota Tangerang, Hj. Yeti Rohaeti, mengatakan keberhasilan masuk empat besar nasional merupakan kebanggaan sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah.
“Alhamdulillah, Kota Tangerang berhasil meraih posisi ke-4 terbaik se-Indonesia dari 86 kota yang mengikuti ajang Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2026. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus apresiasi atas kerja bersama seluruh perangkat daerah dan stakeholder dalam menjalankan pembangunan di Kota Tangerang,” ujar Yeti.
Menurut Yeti, penghargaan tersebut tidak semata-mata dimaknai sebagai sebuah prestasi, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi terhadap kualitas proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang selama ini dilakukan Pemerintah Kota Tangerang.
Karena itu, Bappeda akan terus mendorong agar perencanaan pembangunan tidak berhenti pada penyusunan dokumen dan program, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat perencanaan pembangunan yang terukur, inovatif, dan berkelanjutan. Yang paling penting adalah bagaimana setiap kebijakan dan program yang direncanakan dapat diimplementasikan dengan baik serta memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Gampang Sekolah Jadi Salah Satu Inovasi Unggulan
Dalam proses penilaian PPD 2026, Kota Tangerang memaparkan sejumlah inovasi pembangunan daerah. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Gampang Sekolah, yang menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan.
Program tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung capaian pembangunan daerah di berbagai sektor.
Penguatan program Gampang Sekolah juga berjalan melalui sejumlah kebijakan, antara lain sekolah swasta gratis, Beasiswa Tangerang Cerdas, serta penguatan pendidikan inklusi.
Rangkaian kebijakan tersebut menunjukkan bagaimana perencanaan pembangunan diarahkan agar tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan akses pelayanan dasar.
Dalam konteks inilah, peran Bappeda menjadi penting sebagai lembaga yang mengorkestrasi perencanaan pembangunan lintas sektor agar berbagai program prioritas dapat berjalan selaras dengan target pembangunan daerah.
Yeti menegaskan, keberhasilan meraih posisi ke-4 terbaik nasional bukanlah titik akhir. Sebaliknya, capaian tersebut menjadi pemacu bagi Bappeda bersama seluruh perangkat daerah untuk terus melakukan evaluasi dan menghadirkan inovasi pembangunan.
“Capaian ini tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah dan melakukan inovasi. Ke depan, perencanaan pembangunan akan terus kami arahkan agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang,” pungkasnya.
Dengan menempati peringkat ke-4 dari 86 kota se-Indonesia, Pemerintah Kota Tangerang semakin menegaskan komitmennya untuk membangun daerah melalui perencanaan yang sistematis dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Bagi Bappeda Kota Tangerang, penghargaan PPD 2026 menjadi momentum untuk terus memperkuat kualitas perencanaan sekaligus memastikan setiap kebijakan pembangunan memiliki arah yang jelas, dapat diukur hasilnya, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Capaian tersebut juga menjadi buah dari kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam menjaga kesinambungan pembangunan Kota Tangerang.(ADV)




















