TANGERANG, Fixsnews.co.id– Pemprov Banten mengintervensi pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) di 34 titik lokasi di Kota Tangerang pada tahun 2026 guna meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas publik di kawasan permukiman warga.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menyambut positif dukungan tersebut sebagai bentuk sinergi pembangunan yang berkelanjutan antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi.
“Sinergi antara Pemkot Tangerang dan Pemprov Banten telah berjalan dalam beberapa tahun dan akan terus dikembangkan agar pembangunan dapat dilakukan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat di setiap wilayahnya,” kata Maryono, Rabu (23/9/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang, Decky Priambodo, menjelaskan program PSU ini dilaksanakan oleh perangkat daerah Pemprov Banten yang membidangi kawasan perumahan dan permukiman.
“Programnya dari Pemerintah Provinsi Banten yang diturunkan melalui Dinas Perkimtan. Mereka mempunyai program pembangunan PSU, prasarana, sarana dan utilitas, yang tersebar di pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Banten,” terang Decky.
Decky merinci, fokus intervensi pada 34 lokasi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat di masing-masing wilayah.
“Yang biasanya ditangani adalah sistem jaringan jalan di wilayah permukiman. Yang kedua, sistem drainasenya, dan yang ketiga juga balai warga,” ungkapnya.
Penentuan 34 lokasi tersebut telah melalui proses sinkronisasi program agar tidak terjadi tumpang tindih antara anggaran Pemprov Banten dan Pemkot Tangerang.
Usulan yang diserap menggabungkan prioritas Pemkot Tangerang yang berdampak besar bagi masyarakat serta hasil reses yang diserap Pemprov Banten.
”Kolaborasi pembangunan diarahkan untuk mendukung penanganan kawasan permukiman yang membutuhkan peningkatan kualitas infrastruktur. Intervensi dapat mencakup jalan, drainase, sanitasi, persampahan, air, hingga aspek rumah layak huni sesuai kebutuhan kawasan,” pungkas Decky.(Awr)

















