Caption:BPBD Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik ke 32 rumah warga yang rusak akibat hujan lebat dan angin kencang.
PROBOLINGGO, JATIM | Fixsnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat merespons dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayahnya. Pada Minggu (1/2/2026), BPBD menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang rumahnya rusak akibat hujan lebat dan angin kencang.
Bencana hidrometeorologi tersebut terjadi pada Jumat (30/1/2026) dan menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara maraton di tiga lokasi terdampak, yakni Desa Randuputih dan Desa Tamansari di Kecamatan Dringu, serta Kelurahan Kraksaan Wetan di Kecamatan Kraksaan.
Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat BPBD, total terdapat 32 rumah warga yang mengalami kerusakan dengan kategori rusak ringan.
Rincian lokasi terdampak meliputi:
Desa Randuputih (Dringu): 27 rumah, mayoritas kerusakan pada bagian atap
Desa Tamansari (Dringu): 4 rumah, kerusakan akibat angin kencang
Kelurahan Kraksaan Wetan (Kraksaan): 1 rumah di Dusun Karang Juwet
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengatakan bantuan logistik difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan awal.
“Bantuan ini kami salurkan sesuai hasil asesmen di lapangan guna meringankan beban warga pasca kejadian bencana, khususnya untuk pemulihan awal,” ujar Oemar.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:
32 buah selimut
32 paket perlengkapan makan
1 paket perlengkapan kebersihan
1 buah terpal untuk penanganan darurat atap rumah
Distribusi bantuan melibatkan BPBD, Kasi Trantib Kecamatan, perangkat desa, serta relawan Tagana Dinas Sosial, guna memastikan bantuan tepat sasaran.
BPBD Kabupaten Probolinggo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat wilayah tersebut masih berada dalam puncak musim penghujan. Warga diminta segera melapor jika terjadi bencana agar penanganan dapat dilakukan secara cepat.
(Dilli)


















