Tanggul Sungai di Sukokerto Jebol, BPBD Lakukan Penanganan Darurat

oleh

Caption:BPBD Kabupaten Probolinggo menangani jebolnya tanggul sungai di Desa Sukokerto dengan menerjunkan 20 personel dan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim untuk alat berat.

PROBOLINGGO, Fixsnews.co.id– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat merespons jebolnya tanggul sungai di Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Minggu (25/1/2026).

Peninjauan lokasi dan langkah darurat dilakukan untuk mencegah luapan air meluas ke permukiman warga di sekitar bantaran sungai.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, memimpin langsung identifikasi teknis di lapangan guna memetakan tingkat kerusakan dan potensi risiko susulan.

Hasil asesmen sementara menunjukkan kerusakan tanggul tidak terjadi secara tiba-tiba. Rembesan air masuk melalui badan tanggul yang melemah dan memicu erosi dari dalam.

Oemar menjelaskan, aliran air memanfaatkan rongga-rongga kecil di struktur tanggul hingga menyebabkan longsoran tanah saat debit sungai meningkat.

Selain itu, keberadaan pohon sengon dan tanaman keras di atas tanggul menjadi faktor pemicu. Akar tanaman menciptakan rongga yang mempercepat perembesan air dan melemahkan struktur tanggul.

BPBD Kabupaten Probolinggo menerapkan penanganan dua tahap untuk menjaga keamanan warga Desa Sukokerto.

Pada tahap darurat, 20 personel BPBD dikerahkan bersama warga untuk melakukan penutupan lubang secara manual menggunakan material tanah dan bronjong sementara.

Untuk penanganan permanen, Pemkab Probolinggo telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna mendatangkan alat berat berupa excavator dalam waktu dekat.

“Kami siagakan personel untuk penanganan manual sambil menunggu alat berat tiba. Fokus utama memastikan lubang tidak semakin melebar agar permukiman tetap aman,” ujar Oemar Sjarief.

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang merusak struktur tanggul, seperti menanam pohon keras atau mendirikan bangunan di area sempadan sungai.

Penanganan tanggul Sukokerto ini merupakan bagian dari upaya mitigasi Pemkab Probolinggo menghadapi potensi cuaca ekstrem. BPBD mengimbau warga segera melapor jika menemukan rekahan atau lubang baru pada tanggul di wilayah lain. (Dilli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *