Rumah Sakit NU Pasuruan Diresmikan, Fokus Pemerataan Layanan Medis Berkualitas

oleh

Caption:Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan RSNU Pasuruan senilai Rp70 miliar sebagai upaya memperkuat pemerataan layanan kesehatan berkualitas hingga pelosok.

PASURUAN, Fixsnews.co.id– Infrastruktur kesehatan di Kabupaten Pasuruan bertambah dengan diresmikannya Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Pasuruan, Senin (26/1/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran PWNU dan PCNU Kabupaten Pasuruan.

Kehadiran RSNU Pasuruan diharapkan mempercepat akses layanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk warga di wilayah pedesaan, tanpa hambatan ekonomi.

Pembangunan rumah sakit ini merupakan hasil kolaborasi antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah. Total investasi yang diserap mencapai Rp70 miliar untuk pembangunan fisik dan pengadaan alat kesehatan berteknologi modern.

Dari total anggaran tersebut, APBD Kabupaten Pasuruan mengalokasikan Rp10 miliar sebagai stimulan pembangunan. Dukungan lainnya berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sektor swasta, serta partisipasi masyarakat.

Wakil Bupati Pasuruan, KH. Shobih Asrori, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kewajiban pemerintah yang harus dijalankan secara sinergis dari tingkat provinsi hingga kabupaten.

Gubernur Khofifah menekankan bahwa layanan medis berkualitas merupakan hak seluruh warga. RSNU Pasuruan diproyeksikan menjadi pilar penting dalam pemerataan rasio layanan kesehatan di Jawa Timur.

“Harapannya, cakupan layanan kesehatan berkualitas itu makin merata, makin bisa terjangkau dan dijangkau masyarakat tanpa adanya sekat ekonomi,” ujar Khofifah.

Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa beroperasinya RSNU merupakan perwujudan cita-cita para sesepuh NU untuk menghadirkan pusat layanan kesehatan bagi umat.

Manajemen RSNU berkomitmen melakukan penyempurnaan fasilitas secara bertahap, menyediakan layanan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, serta mengembangkan alat kesehatan berbasis teknologi modern.

Peresmian RSNU Pasuruan ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan melati oleh para tokoh, antara lain Gubernur Khofifah Indar Parawansa, KH. Abdul Hakim Mahfudz (Kyai Kikin), KH. Shobih Asrori, KH. Imron Mutamakkin, dan Aida Fitraiti.

Dengan beroperasinya RSNU Pasuruan, akses dan kualitas layanan kesehatan di wilayah Pasuruan diharapkan meningkat signifikan, sejalan dengan agenda pemerataan layanan medis nasional. (Dilli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *