Selantang Mandiri 2026 Dibuka, Pemkot Pasuruan Dorong Lansia Tetap Aktif dan Sehat

oleh

Caption: Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo membuka Selantang Mandiri 2026 yang diikuti 395 lansia dari enam kelurahan sebagai upaya mencetak Lansia Emas yang sehat, mandiri, dan aktif.

Jawa Timur, Fixsnews.co.id– Pemerintah Kota Pasuruan kembali menegaskan komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia lintas generasi. Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, resmi membuka Sekolah Lanjut Usia Tangguh (Selantang) Mandiri Level Standar 1 Tahun 2026 di Gedung Gradika Bhakti Praja, Senin (26/1).

Program ini diikuti 395 peserta lansia dari enam kelurahan yang terbagi dalam sembilan kelas belajar. Selantang menjadi ruang pembelajaran sekaligus interaksi sosial bagi warga lanjut usia.

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mas Adi menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kebahagiaan dan kualitas hidup masyarakat.

Selantang dirancang sebagai ruang edukasi dan silaturahmi untuk mencegah kejenuhan di usia lanjut. Program ini juga mendorong lansia tetap sehat, aktif, dan berdaya.

Mas Adi turut mengapresiasi prestasi para alumni Selantang, termasuk grup Medley and Lansia Dance (MDLD) yang telah membawa nama Kota Pasuruan ke tingkat nasional.

Pemerintah Kota Pasuruan menargetkan Selantang masuk dalam program Quick Win Kementerian melalui agenda Lansia Berdaya.

“Selantang menjadi ruang agar lansia tetap sehat dan bahagia. Kita ingin mewujudkan Lansia Emas yang energik, mandiri, aktif, dan sehat pada 2026,” tegas Mas Adi.

Sukamto mengapresiasi konsistensi Wali Kota Pasuruan dalam mengawal Selantang, yang kini telah mencapai Level Standar 3 bagi alumni sebelumnya, sementara peserta baru memulai dari Level Standar 1.

Program Selantang Mandiri 2026 didukung tenaga pengajar profesional dan dosen khusus di bidang gerontologi serta pemberdayaan masyarakat. Dukungan juga datang dari TP PKK Kota Pasuruan yang dipimpin Fatma Saifullah Yusuf.

Melalui program ini, lansia diharapkan mampu melakukan perawatan diri secara mandiri, meningkatkan kesadaran kesehatan fisik dan mental, serta tetap produktif melalui kegiatan sosial maupun ekonomi kreatif.

Acara pembukaan dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, serta pimpinan perangkat daerah terkait. (Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *