Penulis : Dokter Karel Dourman Saragih HS, SpPD. Sp JP, FIHA
Syair Puitis Dokter Karel Dourman Saragih, SALEMBA
Paket sembako
Untuk masyarakat
Orang muda berbagi
Pasar murah FKUI 80
Peduli
Empati
Jatidiri
Kilas balik kiprah salemba
Pendidikan
Budaya
Kesejahteraan
Difokus
STOVIA 1908
Kebangkitan Indonesia berawal
Long March Tritura
Tuntutan dari salemba
Berujung pergantian rezim
1966
Era orde baru
Sentralistik
Gugat dominasi asing
Protes mahasiswa oleh Harriman Siregar cs
Kerusuhan Malari 15 Januari 1974
Mahasiswa
Akademisi
Orasi
Aksi
Suarakan ketimpangan
Reformasi 98
Program populis
Politis
Fiskal boncos
Trust
Mata uang demokrasi
Unjuk gigi
Tak dapat dimanipulasi
Rupiah rontok
Nusa terseok
Wali negri
Terisolasi
Pidato berapi-api
Nirempati
Rakyat bak buih
Sunyi merepih
Nelangsa
Pemerhati kebijakan publik
Telisik
Keresahan kolektif
Medsos berisik
Jabatan
Transaksi
Kepakaran
Legitimasi
Diuji
Ambisi
Keserakahan
Oligarki
Sumber bara api
Akankah sejarah berulang?
Lilin-lilin itu masih menyala
Mari menjaga
Salemba kan berkisah
Salemba200526
kareldhs_dr.k💐🥋🇮🇩
#selamatharikebangkitannasional
Dokter Karel Dourman Saragih HS, SpPD, SpJP, FIHA: Menyentuh Hati dan Jiwa Lewat Puisi
Sosok dr. Karel Dourman Saragih HS, SpPD, SpJP, FIHA dikenal luas sebagai dokter spesialis penyakit dalam, jantung, dan pembuluh darah yang berdedikasi tinggi dalam dunia medis. Namun, di balik profesinya yang sarat tanggung jawab itu, ia juga memiliki sisi lain yang tak kalah menginspirasi, seorang penyair yang menulis dari hati.
Karel Dourman mampu memadukan ketelitian ilmiah seorang dokter dengan kelembutan rasa seorang seniman. Dalam setiap puisinya, ia menuturkan kisah kehidupan, perjuangan, cinta, dan kemanusiaan semuanya berangkat dari pengalaman nyata di dunia kesehatan.
“Menulis adalah bekerja untuk keabadian,” tutur dr. Karel Dourman dengan penuh keyakinan.
Saat pandemi COVID-19 melanda dunia pada tahun 2020, banyak tenaga kesehatan harus berjuang di garis depan. Namun, di tengah kesibukan dan tekanan besar itu, dr. Karel Dourman tetap menyalurkan kecintaannya terhadap dunia sastra.
Ia berhasil menerbitkan buku antologi puisi berjudul Refleksi Diri, sebuah karya yang lahir dari perenungan mendalam tentang kehidupan, kematian, dan harapan di masa pandemi.
“Pandemi bukan hambatan bagi saya untuk terus berkarya. Justru melalui menulis, saya menemukan ketenangan dan kekuatan baru. Saya tidak pernah merasa lelah maupun frustasi karena menulis adalah bekerja untuk keabadian, ” ungkap dr. Karel Dourman Hotman Saragih, Sp.PD, Sp.JP, FIHA saat ditemui Fixsnews.co.id, Minggu (17/4/2022).
Bagi Karel, seni dan sains bukan dua dunia yang terpisah, melainkan dua sisi yang saling melengkapi. Ia percaya bahwa puisi dapat menjadi terapi jiwa, membantu seseorang mengelola emosi dan menumbuhkan empati.
Melalui karya puisinya, ia menunjukkan bahwa dokter pun bisa menyentuh hati banyak orang tidak hanya dengan stetoskop, tetapi juga lewat kata-kata.
“Puisi adalah cermin jiwa. Ia menenangkan, menyembuhkan, dan memberi harapan,” ujarnya penuh makna.
Karya-karya dr. Karel Dourman menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan seni, menunjukkan bahwa keduanya dapat berpadu untuk memperkaya kehidupan manusia. Ia bukan hanya penyelamat nyawa, tetapi juga penyembuh jiwa melalui kekuatan sastra.
Dedikasi dan kreativitasnya membuktikan bahwa dokter pun bisa menjadi seniman, dan bahwa kata-kata bisa menjadi obat bagi penulisnya maupun pembacanya.(Ben)


















