Tigaraksa,Fixsnews.co.id— BPJS Kesehatan bersama Pemerintah Provinsi Banten menggelar kegiatan koordinasi dan tindak lanjut peningkatan pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Banten pada Kamis (27/8). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Tigaraksa tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan dalam menjaga keberlangsungan Program JKN serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten atau yang mewakili, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Dr. Mahdani, S.E., S.T., M.Si., M.M., beserta jajaran; Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS, beserta jajaran; Deputi Direksi Wilayah IV BPJS Kesehatan, dr. Yessi Kumalasari, MPH, AAAK; Asisten Deputi Kedeputian Manajemen Layanan Kesehatan (KML), Widianti Utami, S.Sos., CCD; Asisten Deputi Perencanaan dan Keuangan (PK), Yuni Setiyowati, beserta jajaran; Kepala Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Provinsi Banten atau yang mewakili; Kepala BPKAD kabupaten/kota se-Provinsi Banten atau yang mewakili; serta Kepala Cabang BPJS Kesehatan se-Provinsi Banten.
Dalam sambutannya, Deputi Direksi Wilayah IV BPJS Kesehatan, dr. Yessi Kumalasari, MPH, AAAK, menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan merupakan faktor penting dalam memastikan keberlangsungan Program JKN. Menurutnya, dukungan seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk menjaga cakupan kepesertaan, meningkatkan keaktifan peserta, serta memastikan akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.
“Program JKN tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak. Melalui forum ini, kita bersama-sama menyusun langkah strategis untuk memastikan masyarakat tetap terlindungi dalam Program JKN dan memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara. Sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan akan menjadi modal utama dalam mewujudkan perlindungan kesehatan yang berkelanjutan bagi masyarakat Banten,” ujar Yessi.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta membahas capaian pelaksanaan Program JKN di Provinsi Banten, strategi peningkatan kepesertaan aktif, upaya mempertahankan Universal Health Coverage (UHC), penguatan komitmen pemerintah daerah, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan di fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya memperkuat koordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota dan BPJS Kesehatan untuk memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat berjalan optimal.
“Program JKN telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen dan kerja sama seluruh pihak untuk terus menjaga keberlangsungan program ini. Kami akan terus mendukung berbagai upaya yang dilakukan agar masyarakat Banten dapat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berkesinambungan,” kata Ati.
Melalui kegiatan koordinasi ini, seluruh peserta juga menyamakan persepsi terkait langkah-langkah tindak lanjut yang perlu dilakukan untuk mendukung keberhasilan Program JKN di Provinsi Banten. Dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan BPJS Kesehatan, diharapkan berbagai tantangan dalam penyelenggaraan Program JKN dapat diatasi secara bersama-sama.
BPJS Kesehatan berharap hasil pertemuan ini dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi dan kebijakan yang lebih efektif guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program JKN. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Program JKN diharapkan terus memberikan perlindungan kesehatan yang optimal bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya keadilan dalam pelayanan kesehatan bagi seluruh penduduk Provinsi Banten.(red)


















