Jakarta, Fixsnews.co.id– Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, kebutuhan akan kendaraan pribadi semakin tinggi. Namun, harga mobil baru yang terus meroket membuat banyak konsumen beralih ke mobil bekas sebagai pilihan yang lebih rasional. Selain lebih terjangkau, mobil bekas juga menawarkan nilai depresiasi yang lebih rendah serta beragam model yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup. Hal ini menjadikan segmen mobil bekas semakin diminati oleh generasi muda, keluarga baru, dan para profesional yang ingin memiliki kendaraan tanpa membebani keuangan.
Menanggapi tren ini, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) meluncurkan program pembiayaan MobKas (Mobil Bekas) dengan suku bunga ringan mulai dari 0,66% per bulan. Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil bekas berkualitas melalui proses yang cepat, aman, dan transparan. Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh OJK, BRI Finance berkomitmen untuk menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyatakan, “Dengan program MobKas, kami ingin memberikan akses pembiayaan yang ringan dan proses yang efisien bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil bekas. Kendaraan pribadi kini bukan hanya sekadar gaya hidup, tetapi juga kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari. BRI Finance hadir untuk menjawab kebutuhan ini dengan solusi yang terjangkau dan terpercaya.”
Pada tahun 2024, BRI Finance mencatat pergeseran portofolio strategis, di mana porsi pembiayaan konsumer mencapai 60% dari total pembiayaan. Di tahun 2025, melalui program MobKas, perusahaan menargetkan kontribusi dari segmen mobil bekas bisa mencapai 8% dari total portofolio pembiayaan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat posisinya di sektor pembiayaan otomotif, khususnya pada segmen kendaraan bekas yang terus berkembang.
“Harga mobil bekas yang kompetitif, ditambah kemudahan pembiayaan, menjadi kombinasi yang semakin diminati oleh konsumen. Peralihan portofolio ini adalah bagian dari transformasi bisnis kami untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan konsumer yang berkelanjutan,” tambah Wahyudi.
Sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance mendapatkan dukungan penuh dalam membangun ekosistem pembiayaan yang solid dan terintegrasi. Sinergi ini memungkinkan BRI Finance untuk menjangkau lebih banyak nasabah melalui jaringan luas BRI di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing dan kepercayaan pasar. Dukungan ini tidak hanya memperkuat struktur pembiayaan, tetapi juga mempercepat pengembangan produk-produk inovatif seperti MobKas, yang menjadi solusi nyata dalam menyediakan akses keuangan yang inklusif dan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia.
Wahyudi menegaskan, “Dengan sinergi dalam ekosistem BRI Group, kami optimis bahwa mobil bekas dapat menjadi aset bernilai yang mendukung mobilitas dan produktivitas masyarakat, serta membantu mencapai tujuan finansial mereka.”(Ben)


















