Bupati Gus Fawait Bentuk Satgas Lintas Sektoral, Perangi Kemiskinan Ekstrem hingga Desa

oleh

Caption:Pemkab Jember membentuk Satgas Pengentasan Kemiskinan Ekstrem lintas sektoral hingga desa. Program MBG dan Home Care jadi strategi utama Bupati Gus Fawait.

JEMBER, Fixsnews.co.id-Merespons posisi Jember sebagai daerah dengan angka kemiskinan ekstrem tertinggi di Jawa Timur, Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengentasan Kemiskinan dan Suksesi Makan Bergizi (MBG), Senin (3/2). Satgas ini dirancang lintas sektoral hingga tingkat desa untuk mempercepat penurunan kemiskinan ekstrem.

Langkah tersebut disebut sebagai strategi out of the box Pemerintah Kabupaten Jember, setelah penanganan kemiskinan selama satu dekade terakhir dinilai stagnan karena hanya bertumpu pada satu organisasi perangkat daerah (OPD).

Gus Fawait menegaskan, kemiskinan ekstrem berkaitan langsung dengan derajat kesehatan masyarakat, sehingga penanganannya tidak bisa parsial.

“Kemiskinan ekstrem tidak akan selesai jika hanya ditangani satu OPD seperti Dinas Sosial saja. Ini harus dikerjakan bersama dengan cara yang tidak biasa,” tegas Gus Fawait dalam agenda Pro Guse Update.

Satgas Pengentasan Kemiskinan ini memiliki struktur lintas sektor. Kepala Dinas Sosial ditunjuk sebagai koordinator, sementara Kepala Dinas Kesehatan menjadi ketua harian. Keanggotaan melibatkan asisten pemerintah, staf ahli, serta unsur TNI dan Polri.

Pembentukan Satgas juga menjangkau hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, guna memastikan intervensi langsung ke masyarakat paling rentan.

Tidak hanya fokus pada bantuan sosial, Satgas mengintegrasikan berbagai layanan dasar, termasuk menyukseskan program Makan Bergizi (MBG) untuk menurunkan angka stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Pemkab Jember juga akan meluncurkan Program Home Care pada 14 Februari 2026, berupa layanan kesehatan yang mendatangi langsung rumah lansia dan penyandang disabilitas oleh tenaga kesehatan.

Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap lebih dari 1.200 tenaga kesehatan (nakes) untuk memastikan pelayanan langsung ke masyarakat berjalan optimal.

Gus Fawait juga mewajibkan monitoring dan laporan mingguan dari Satgas sebagai alat kontrol pencapaian target penurunan kemiskinan ekstrem secara terukur.

Dengan struktur hingga tingkat desa, Pemkab Jember berharap penanganan kemiskinan ekstrem menjadi lebih cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Program Home Care yang diluncurkan bertepatan dengan Hari Kasih Sayang diharapkan menjadi simbol kehadiran negara di tengah kelompok masyarakat paling rentan. (Dilli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *