Caption: WRC Birendra memperkuat sinergi bersama BNN, LRPPN Surabaya, dan Yayasan Rehabilitasi Narkoba guna mengoptimalkan program pencegahan serta pemulihan narkoba di Jawa Timur.
SURABAYA, Fixsnews.co.id- Penggiat Anti Narkotika WRC Birendra memperkuat sinergi lintas lembaga bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Yayasan Rehabilitasi Narkoba, dan Lembaga Rehabilitasi dan Pendampingan Pecandu Narkoba (LRPPN) Surabaya untuk mengoptimalkan pencegahan serta penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Jawa Timur.
Kegiatan penguatan kerja sama dan praktik langsung ini dilaksanakan di Wettha Club dan KTV, Jalan Genteng Muhammadiyah, Surabaya, pada Selasa (6/10/2026) pukul 18.00 WIB.
Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum WRC Birendra M. Arief R., S.H., Penggiat Anti Narkotika WRC Birendra Rachmad Fathoni (Bang Onie), Ketua LRPPN Surabaya Siswanto, serta Tim WRC Birendra Jawa Timur.
Dalam agenda ini, tim memberikan pembekalan dan praktik langsung kepada Kepala P4GN Lentera Yoppi Nucleas serta Wakil Kepala Sunaryo guna memastikan efektivitas penerapan program pencegahan dan rehabilitasi di lapangan.
Kolaborasi terpadu ini mencakup sosialisasi hukum bersama BNN, pengembangan program pemulihan dan terapi dengan Yayasan Rehabilitasi Narkoba, serta pendampingan berkelanjutan dan penguatan karakter bersama LRPPN Surabaya.
Wakil Ketua Umum WRC Birendra, M. Arief R., S.H., menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pihak dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.
“Kami tidak bisa berjuang sendirian. Sinergi antara BNN, Yayasan Rehabilitasi Narkoba, LRPPN, dan WRC Birendra adalah wujud nyata bahwa pencegahan dan pemulihan narkoba merupakan tanggung jawab kita bersama. Semakin erat kerja sama ini, semakin besar harapan kita menyelamatkan generasi bangsa,” ujar M. Arief R., S.H.
Hal senada disampaikan Penggiat Anti Narkotika WRC Birendra, Rachmad Fathoni atau Bang Onie. Menurutnya, penanganan narkoba membutuhkan pendekatan menyeluruh dari hulu ke hilir.
“Penegakan hukum saja tidak cukup. Mereka yang sudah pulih membutuhkan dukungan agar dapat kembali diterima di tengah masyarakat. Di sinilah peran Yayasan Rehabilitasi Narkoba dan seluruh pihak sangat penting agar proses pemulihan benar-benar berjalan hingga tuntas,” ungkap Bang Onie.
Ke depan, kemitraan strategis ini akan dilanjutkan melalui penyuluhan berkala di sekolah dan lingkungan masyarakat, kampanye edukasi publik, serta program pemulihan dan pendampingan bagi mantan penyalahguna narkoba.(Naryo)


















