Pelaku Usaha Indonesia Didorong Manfaatkan Pameran HKTDC Hong Kong 2026

oleh

Caption: HKTDC umumkan rangkaian pameran dagang internasional di Hong Kong Maret–April 2026, membuka peluang sourcing global bagi pelaku usaha Indonesia.

Jakarta, Fixsnews.co.id– Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) mengumumkan penyelenggaraan serangkaian pameran dagang internasional berskala besar di Hong Kong pada Maret hingga April 2026. Agenda ini ditujukan untuk memperkuat akses pelaku usaha Indonesia ke pasar global.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Mr. Samuel Cheng, Associate Director, Business Development, Exhibitions and Digital Business, HKTDC, dalam kegiatan di Jakarta, Jumat (24/1).

Menurut Cheng, pameran ini menjadi platform sourcing strategis bagi pembeli Indonesia untuk menemukan produk baru, menjalin kemitraan global, serta membuka peluang bisnis lintas negara.

“Pada 2026, kami antusias melihat semakin banyak perusahaan pembeli dari Indonesia berpartisipasi dan memanfaatkan peluang bisnis di Hong Kong,” ujar Cheng.

Pameran yang akan digelar meliputi HKTDC Hong Kong International Diamond, Gem & Pearl Show (2–6 Maret 2026), HKTDC Hong Kong International Jewellery Show (4–8 Maret 2026), serta rangkaian pameran lifestyle pada 27–30 April 2026, termasuk Hong Kong Gifts & Premium Fair, Fashion InStyle, Home InStyle, Hong Kong International Printing & Packaging Fair, dan DeLuxe PrintPack Hong Kong.

HKTDC menegaskan hubungan perdagangan Hong Kong–Indonesia terus menguat. Pada 2025, delegasi Hong Kong menandatangani 21 nota kesepahaman (MoU) dengan mitra di Indonesia dan Malaysia, mencakup kerja sama bisnis dan layanan profesional.

Data perdagangan menunjukkan Indonesia menjadi mitra dagang terbesar ke-22 Hong Kong secara global dan ke-6 di ASEAN pada 2024. Nilai perdagangan bilateral tercatat melebihi USD 4,7 miliar.

Dua pameran perhiasan unggulan bertema Fusion of Dazzling Beauty akan digelar di dua lokasi berbeda, yakni Hong Kong Convention and Exhibition Centre dan AsiaWorld-Expo. Pada edisi 2025, kedua pameran ini menarik sekitar 82.000 pembeli dari 141 negara dan melibatkan 4.000 exhibitor dari lebih 40 negara.

Sejumlah exhibitor asal Indonesia dipastikan ambil bagian, antara lain Lotus Lingga Pratama PT, PT Hartono Wira Tanik, PT Bagong Sejahtera Abadi, Uc Silver Bali, dan lainnya.

Selain pameran perhiasan, HKTDC juga menghadirkan pameran lifestyle dan percetakan yang menyoroti inovasi desain, keberlanjutan, hingga teknologi berbasis AI.

Untuk memperluas peluang bisnis, HKTDC kembali menerapkan model EXHIBITION+, mengintegrasikan pameran fisik dan digital melalui platform Click2Match berbasis AI dan HKTDC Marketplace App.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *