Caption: Foto bersama peluncuran Program Tech Muda 3.0 bersama pemangku kepentingan dok Yayasan Plan International Indonesia
Jakarta, Fixsnews.co.id– Dalam upaya mengatasi tingginya angka pengangguran di kalangan kaum muda, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan JPMorganChase meluncurkan program Tech Muda 3.0. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tujuh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan (TVET) di Jakarta, Bogor, dan Tangerang, serta melatih 70 staf TVET hingga Desember 2026.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, lebih dari 243 ribu orang atau 72 persen dari pengangguran di Jakarta adalah kaum muda berusia 15-29 tahun. Program Tech Muda 3.0 akan fokus pada pelatihan di bidang yang sedang diminati, seperti pemrograman web dan pemasaran digital, untuk membantu kaum muda mengakses pasar kerja, terutama di sektor teknologi informasi, sains, teknik, dan matematika (IT/STEM).
Dini Widiastuti, Direktur Eksekutif Plan Indonesia, menyatakan, “Dukungan kerja bagi kaum muda tidak hanya harus dilakukan secara langsung, tetapi juga melalui lembaga pelatihan kerja. Program ini berangkat dari pembelajaran dari dua program sebelumnya, yang telah melatih 658 kaum muda dan membantu 426 orang mendapatkan pekerjaan.”
Gioshia Ralie, Senior Country Officer J.P. Morgan Indonesia, menambahkan, “Kami percaya bahwa semua orang berhak atas akses yang setara terhadap peluang kerja. Program ini bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang beragam, yang tidak hanya menguntungkan industri tetapi juga masyarakat secara luas.”
Melalui Tech Muda 3.0, lembaga TVET akan mengimplementasikan kurikulum terbaru yang sesuai dengan kebutuhan industri dan menciptakan pembelajaran yang inklusif. Program ini menargetkan peningkatan jumlah kaum muda perempuan yang bekerja di sektor IT/STEM sebanyak 30 persen. Selain itu, praktik baik dari program ini akan dirangkum menjadi buku panduan untuk lembaga TVET lainnya.
Salah satu peserta program sebelumnya, Tasyah, mengungkapkan bahwa Tech Muda II sangat berpengaruh dalam kariernya. Ia mendapatkan keterampilan teknis dan soft skill yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja digital, serta dukungan berkelanjutan dari mentor setelah mendapatkan pekerjaan.
Dengan peluncuran Tech Muda 3.0, diharapkan lebih banyak kaum muda di Jakarta dapat mengakses peluang kerja yang lebih baik dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif.(red)


















