Caption; Universitas Udayana menerjunkan tim relawan dan medis untuk membagikan logistik serta siagakan layanan kesehatan bagi warga yang mengantri BBM di Jimbaran.
JIMBARAN, Fixsnews.co.id— Universitas Udayana (Unud) mengerahkan aksi kepedulian cepat tanggap untuk membantu warga yang menghadapi antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Jimbaran, Bali, sejak Kamis (15/10/2026). Aksi kemanusiaan ini diinisiasi langsung oleh Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., bersama jajaran pimpinan universitas guna memberikan dukungan moral serta bantuan nyata di lapangan.
Kegiatan tanggap darurat sosial ini dilaksanakan secara kolaboratif lintas unit di lingkungan Unud. Melibatkan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM Unud) sebagai pengarah, Direktorat Kemahasiswaan yang mengoordinasikan mahasiswa relawan, serta Tim Bantuan Medis (TBM) Janar Duta Fakultas Kedokteran Unud yang bersiaga mengantisipasi gangguan kesehatan warga akibat lamanya masa tunggu.
Para relawan membagikan bantuan logistik berupa air mineral dan makanan ringan secara langsung kepada warga yang tengah mengantri di sejumlah titik SPBU sekitar kawasan Kampus Unud Jimbaran. Operasional aksi dipusatkan pada siang hari pukul 11.00 hingga 14.00 WITA untuk mendampingi masyarakat pada jam-jam krusial.
Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., menegaskan bahwa kehadiran civitas akademika di tengah masyarakat merupakan wujud nyata dari pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Universitas Udayana tidak hanya hadir sebagai pusat pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat Bali yang selalu siap merespons dinamika dan kondisi sosial di sekitarnya. Kami memahami betapa melelahkannya situasi antrean ini bagi warga. Melalui sinergi mahasiswa, dosen, dan tim medis, kami hadir untuk mengulurkan tangan, memberikan kesegaran, serta memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga selama masa tunggu,” ujar Prof. Ketut Sudarsana.
Aksi mitigasi dan dukungan moral ini dijadwalkan akan terus berlangsung secara berkala menyesuaikan dengan perkembangan situasi serta dinamika kebijakan pasokan BBM di wilayah Bali, demi meringankan beban serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.(red)


















