Sekolah Gratis di Banten Berdampak Positif, SKh Mustika Tigaraksa Terima 17 Siswa Baru

oleh

Caption: Program Sekolah Gratis SMA, SMK, dan SKh swasta di Banten meningkatkan minat masyarakat bersekolah di lembaga swasta. SKh Mustika Tigaraksa mencatat kenaikan pendaftaran siswa baru hingga 17 orang pada tahun 2026.

KABUPATEN TANGERANG, Fixsnews.co.id – Program Sekolah Gratis untuk SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta di Provinsi Banten mulai menunjukkan dampak positif. Antusiasme masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di sekolah swasta meningkat, sementara pihak sekolah lebih mudah merencanakan kegiatan belajar mengajar karena biaya pendidikan siswa telah ditanggung melalui program tersebut.

Hal itu terungkap saat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, melaksanakan Program PKK Mengajar Tahun 2026 di SKh Mustika Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (9/6/2026).

Kepala SKh Mustika Tigaraksa, Rini Novita Sari, mengatakan seluruh biaya pendidikan siswa kini telah dibebaskan melalui Program Sekolah Gratis.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini kita sudah ikut Program Sekolah Gratis. Semuanya, SPP dan pungutan apa pun kita sudah dibebaskan buat siswa,” ujarnya.

Menurut Rini, program tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan jumlah pendaftar di sekolahnya. Jika sebelumnya sekolah hanya menerima dua hingga tiga siswa baru setiap tahun, pada tahun ajaran 2026 jumlah pendaftar telah mencapai 17 siswa.

Saat ini, SKh Mustika Tigaraksa memiliki 86 peserta didik yang didampingi 16 tenaga pengajar. Para siswa berasal dari wilayah sekitar sekolah dan sejumlah daerah di Kabupaten Tangerang.

Rini menilai Program Sekolah Gratis sangat membantu operasional sekolah karena kebutuhan pembiayaan pendidikan dapat diproyeksikan secara lebih terukur setiap bulan.

Selain itu, program tersebut juga meningkatkan semangat belajar siswa. Menurutnya, para siswa kini datang ke sekolah dengan lebih antusias dan memiliki motivasi yang tinggi untuk mengikuti proses pembelajaran.

Dalam kesempatan yang sama, Rini juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lancar. Koordinasi antara sekolah dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berlangsung baik dan seluruh siswa menerima manfaat program tersebut.

“86 siswa kami menerima MBG dengan baik. Tidak ada satu pun yang alergi,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan Program PKK Mengajar Tahun 2026 juga menjadi sarana untuk memantau pelaksanaan Program Sekolah Gratis dan Program Makan Bergizi Gratis di sekolah swasta, khususnya Sekolah Khusus.

Menurutnya, kedua program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.

“Anak-anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang sama. Program Sekolah Gratis untuk mendorong anak-anak mendapatkan pendidikan yang sama dan merata,” ujarnya.

Tinawati juga mengapresiasi SKh Mustika Tigaraksa yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pendampingan kepada anak-anak berkebutuhan khusus.

Ia menegaskan bahwa Program PKK Mengajar di lingkungan SKh juga bertujuan memberikan motivasi kepada para orang tua agar terus mendampingi tumbuh kembang anak-anak mereka.

Dalam kunjungan tersebut, Tinawati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang Rismawati Maesyal Rasyid. Keduanya meninjau kegiatan belajar mengajar, berdialog dengan siswa, serta berdiskusi dengan para guru mengenai proses pembelajaran dan pendampingan anak berkebutuhan khusus.

Rismawati menyambut baik pelaksanaan Program PKK Mengajar karena dinilai mampu memberikan inspirasi sekaligus memperkuat peran kader PKK dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter anak.

Ia berharap program tersebut dapat berkontribusi dalam pencegahan perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta mendorong semangat kewirausahaan bagi siswa dan para orang tua.(Nan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *