Caption: Serang Fair 2026 digelar 7–10 Agustus di Stadion Maulana Yusuf. Sekda Banten Deden Apriandhi mendorong masyarakat membeli produk lokal.
Serang, Fixsnews.co.id– Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menghadiri pembukaan Serang Fair 2026 di Kawasan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Jumat (7/8/2026) malam. Ajang yang menghadirkan ratusan pelaku UMKM ini diharapkan menjadi etalase produk unggulan daerah sekaligus mendorong masyarakat mencintai produk lokal.
Serang Fair 2026 berlangsung pada 7–10 Agustus 2026 sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kota Serang.
Selain menghadirkan hiburan melalui penampilan band lokal dan nasional, kegiatan tersebut menjadi wadah promosi bagi UMKM, industri kecil dan menengah (IKM), serta pelaku ekonomi kreatif untuk memperluas pasar dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Mewakili Gubernur Banten Andra Soni, Deden mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Serang yang konsisten menyelenggarakan Serang Fair setiap tahun.
Menurut Deden, kegiatan tersebut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Serang.
“Serang Fair memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” ujar Deden.
Deden menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kota Serang pada 2025 mencapai 5,2 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan 2024 yang berada di angka 4,7 persen.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, termasuk Serang Fair, dapat mendorong aktivitas ekonomi di Kota Serang.
Pemprov Banten, lanjut Deden, mengapresiasi berbagai inovasi dan terobosan Pemkot Serang dalam menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Banten akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Serang untuk mempercepat pembangunan,” katanya.
Kolaborasi tersebut tidak hanya dilakukan melalui penguatan sektor ekonomi, tetapi juga pembangunan infrastruktur yang mendukung mobilitas masyarakat.
Sejumlah proyek strategis yang tengah berjalan antara lain peningkatan ruas jalan, pembangunan akses di kawasan Terondol, hingga pembangunan flyover yang diharapkan meningkatkan konektivitas dan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.
Deden juga mengajak masyarakat terus berinovasi, berkarya, dan mengembangkan usaha. Pemprov Banten bersama Pemkot Serang, kata dia, akan terus menghadirkan kebijakan dan program yang mendukung pertumbuhan UMKM serta ekonomi kreatif.
“Jangan ragu untuk terus berkarya dan mengembangkan usaha,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Deden turut mengajak masyarakat memanfaatkan Serang Fair 2026 sebagai momentum membeli dan menggunakan produk lokal.
Menurutnya, keberpihakan terhadap produk UMKM dapat memperkuat ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi yang secara resmi membuka Serang Fair 2026 mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memeriahkan HUT ke-19 Kota Serang.
“Serang Fair menjadi ruang promosi produk unggulan daerah dan penggerak ekonomi masyarakat,” kata Budi.
Budi mengungkapkan, penyelenggaraan Serang Fair 2025 berhasil menarik 383.232 pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp11,3 miliar.
Menurutnya, capaian tersebut membuktikan Serang Fair tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Budi mengajak masyarakat memanfaatkan Serang Fair 2026 dengan membeli, menggunakan, dan mempromosikan produk lokal.
Dukungan terhadap UMKM, IKM, dan pelaku ekonomi kreatif dinilai menjadi salah satu kunci memperkuat perekonomian daerah.
Ia berharap Serang Fair 2026 menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Serang yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mendorong UMKM terus tumbuh dan berkembang sebagai penopang utama ekonomi daerah.(Ded)


















