Caption;JMTM melaksanakan preservasi Tol Jakarta–Tangerang mulai 31 Agustus hingga 8 September 2026. Simak titik dan jadwal pekerjaannya.
JAKARTA,Fixsnews.co.id– PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melaksanakan pekerjaan preservasi di Ruas Tol Jakarta–Tangerang mulai Senin, 31 Agustus hingga Selasa, 8 September 2026.
Pekerjaan tersebut meliputi rekonstruksi perkerasan dan plat jembatan. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kualitas dan keandalan infrastruktur jalan tol sekaligus mendukung keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.
Sebagai bagian dari Jasa Marga Group, JMTM melaksanakan preservasi secara bertahap dengan memperhatikan kondisi lalu lintas di lapangan.
Adapun titik pekerjaan preservasi meliputi:
KM 17+035 hingga KM 17+040
Jalur A, Lajur 1
Rekonstruksi rigid
Panjang pekerjaan 5 meter
Senin, 31 Agustus 2026 pukul 23.00 WIB hingga Kamis, 3 September 2026 pukul 05.00 WIB.
KM 17+075 hingga KM 17+105
Jalur A, Lajur 1
Rekonstruksi rigid
Panjang pekerjaan 30 meter
Senin, 31 Agustus 2026 pukul 23.00 WIB hingga Kamis, 3 September 2026 pukul 05.00 WIB.
KM 19+400 Kali Cisadane
Jalur B, Lajur 2
Rekonstruksi plat jembatan
Panjang pekerjaan 30 meter atau 2 span
Kamis, 3 September 2026 pukul 06.00 WIB hingga Selasa, 8 September 2026 pukul 05.00 WIB.
KM 12+575 hingga KM 12+665
Jalur A, Lajur 2
Rekonstruksi rigid
Panjang pekerjaan 90 meter
Jumat, 4 September 2026 pukul 23.00 WIB hingga Senin, 7 September 2026 pukul 05.00 WIB.
Pekerjaan di KM 12+575 hingga KM 12+665 mengalami pergeseran rencana dari jadwal pada minggu sebelumnya.
Secara keseluruhan, panjang pekerjaan preservasi mencapai 155 meter. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap dan terencana untuk meminimalkan potensi gangguan terhadap perjalanan pengguna jalan.
Direktur Operasi PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Adhi Kristiawan, mengatakan preservasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan fungsi infrastruktur jalan tol.
“JMTM berkomitmen untuk memastikan infrastruktur jalan tol senantiasa berada dalam kondisi optimal melalui pekerjaan preservasi yang dilakukan secara terencana dan sesuai standar. Keselamatan menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan pekerjaan, sehingga kegiatan preservasi dapat berjalan dengan baik sekaligus tetap memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan,” ujar Adhi.
Selama pekerjaan berlangsung, JMTM bersama pengelola jalan tol akan melakukan pengaturan dan pengamanan area pekerjaan sesuai kondisi di lapangan.
Pengguna jalan diimbau berhati-hati, menjaga kecepatan kendaraan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas saat melintasi area pekerjaan.
JMTM juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung.
Preservasi dilakukan sebagai bagian dari komitmen JMTM untuk mendukung terwujudnya infrastruktur jalan tol yang aman, nyaman, berkualitas, dan andal bagi pengguna jalan.
Melalui preservasi berkelanjutan, JMTM terus mendukung Jasa Marga dalam memberikan pelayanan jalan tol yang optimal serta menjaga keberlangsungan fungsi infrastruktur untuk menunjang mobilitas masyarakat dan konektivitas antarwilayah.(Ben)


















