ABB Hadirkan Automation Extended, Inovasi Otomasi Industri Era Digital

oleh

Caption: ABB memperkenalkan Automation Extended untuk membantu industri memodernisasi sistem kontrol secara bertahap, aman, dan berkelanjutan tanpa gangguan operasional.

ZURICH, Fixsnews.co.id– ABB Ltd resmi memperkenalkan program Automation Extended, sebuah evolusi strategis dari sistem kendali terdistribusi (Distributed Control System/DCS) yang dirancang untuk membantu industri memodernisasi operasional secara bertahap tanpa mengganggu proses produksi.

Peluncuran ini diumumkan ABB melalui siaran pers pada Senin (2/2/2026).

Automation Extended dibangun di atas platform ABB yang telah terbukti dan bertujuan melindungi investasi pelanggan yang sudah ada, sekaligus membuka akses menuju teknologi otomasi masa depan.

Program ini memungkinkan industri memperkenalkan inovasi secara fleksibel dan berisiko rendah di tengah tantangan pasar yang bergejolak, ancaman keamanan siber, tekanan regulasi, serta perubahan tenaga kerja.

Melalui ekosistem otomatisasi yang modern, terbuka, dan modular, Automation Extended mendukung analitik canggih, kecerdasan buatan (AI), serta integrasi Internet of Things (IoT) sesuai dengan kecepatan adopsi masing-masing pelanggan.

Operator tetap dapat mengandalkan sistem ABB yang telah mapan seperti ABB Ability™ System 800xA®, ABB Ability™ Symphony® Plus, dan ABB Freelance, sembari mengadopsi teknologi baru tanpa gangguan operasional.

Presiden Area Bisnis Otomasi ABB, Peter Terwiesch, mengatakan pelanggan industri membutuhkan modernisasi yang aman dan berkelanjutan.

“Automation Extended menghadirkan kemampuan siap masa depan ke dalam sistem yang sudah dikenal dan dipercaya pelanggan, dengan keamanan dan interoperabilitas sebagai inti,” ujarnya.

Program ini mengusung arsitektur pemisahan tanggung jawab, yang membagi ekosistem ke dalam dua lingkungan terhubung secara aman.

Lingkungan kendali memastikan operasi proses kritis tetap andal dan deterministik. Sementara lingkungan digital memungkinkan penerapan aplikasi canggih, analitik waktu nyata, kecerdasan tepi, serta AI dan pembelajaran mesin tanpa mengganggu sistem kendali inti.

ABB juga menerapkan pendekatan layanan otomatisasi terpadu untuk pengelolaan dan optimalisasi siklus hidup sistem, sehingga lingkungan teknologi yang beragam dapat dikelola secara efisien.

Dengan memanfaatkan teknologi seperti OPC UA dan arsitektur cloud-native, Automation Extended mendukung containerisasi, orkestrasi, serta layanan modular. Hal ini memungkinkan deteksi anomali secara proaktif, optimalisasi pemeliharaan aset kritis, serta peningkatan rekayasa yang lebih efisien dan skalabel.

Akses Automation Extended akan tersedia melalui rilis mendatang dari sistem otomasi proses ABB Ability™ System 800xA®, ABB Ability™ Symphony® Plus, dan ABB Freelance.

ABB merupakan pemimpin teknologi global di bidang elektrifikasi dan otomatisasi dengan pengalaman lebih dari 140 tahun dan sekitar 110.000 karyawan di seluruh dunia. Saham ABB tercatat di SIX Swiss Exchange dan Nasdaq Stockholm.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *