Unitree A2 Resmi Hadir di Indonesia, Robot Inspeksi Industri untuk Medan Berbahaya

oleh

Caption: Unitree A2 hadir sebagai robot quadruped industri dengan kecepatan hingga 6 m/s, payload 25 kg, dual LiDAR, dan sertifikasi IP67. Solusi inspeksi ini dirancang untuk sektor pertambangan, migas, dan industri berat di Indonesia.

JAKARTA,Fixsnews.co.id– Kebutuhan inspeksi fasilitas industri di area berbahaya, medan tidak rata, dan lingkungan yang sulit dijangkau mendorong penggunaan teknologi robotik yang mampu beroperasi secara mandiri. Menjawab kebutuhan tersebut, Halo Robotics menghadirkan Unitree A2, robot quadruped industri yang dirancang untuk mendukung inspeksi di berbagai kondisi lapangan yang menantang.

Unitree A2 dikembangkan oleh Unitree Robotics dengan kemampuan mobilitas tinggi yang memungkinkan robot bergerak pada area yang sulit dilalui kendaraan konvensional. Robot ini mampu mencapai kecepatan hingga 6 meter per detik serta menavigasi anak tangga dengan ketinggian mencapai 40 sentimeter.

Kemampuan tersebut menjadikan Unitree A2 cocok digunakan untuk inspeksi di area industri yang memiliki hambatan fisik kompleks, seperti pertambangan, minyak dan gas, pembangkit energi, hingga fasilitas industri berat lainnya.

Selain mobilitas yang tinggi, Unitree A2 memiliki kapasitas payload hingga 25 kilogram yang memungkinkan pemasangan berbagai sensor sesuai kebutuhan operasional di lapangan.

Robot ini juga dibekali sertifikasi IP67 yang membuatnya tahan terhadap debu dan air, termasuk untuk operasi di bawah hujan deras maupun area yang memiliki genangan.

Untuk mendukung navigasi otonom, Unitree A2 dilengkapi sistem dual LiDAR yang ditempatkan di bagian depan dan belakang. Teknologi tersebut memungkinkan pemetaan lingkungan secara 360 derajat serta kemampuan obstacle avoidance atau penghindaran rintangan secara otomatis.

Sistem mounting sensor yang modular juga memberikan fleksibilitas dalam konfigurasi perangkat tambahan, mulai dari kamera termal, sensor gas, perangkat pemetaan, hingga berbagai kebutuhan inspeksi industri lainnya.

Dari sisi komputasi, Unitree A2 menggunakan modul kecerdasan buatan NVIDIA Jetson Orin dengan kemampuan pemrosesan hingga 100 TOPS. Kapasitas tersebut memungkinkan analisis data secara real-time langsung di lapangan tanpa ketergantungan penuh pada pusat kendali.

Halo Robotics menyebut Unitree A2 dirancang untuk membantu perusahaan memperluas jangkauan inspeksi ke area yang sebelumnya sulit dipantau secara rutin karena keterbatasan akses maupun faktor keselamatan kerja.

“Unitree A2 bergerak mandiri di area yang tidak bisa dijangkau kendaraan konvensional. Dengan dual LiDAR, payload 25 kg, dan rating IP67, robot ini bisa dikonfigurasi untuk berbagai misi inspeksi di kondisi lapangan industri yang paling menantang,” ujar perwakilan Halo Robotics.

Menurut perusahaan, penggunaan robot quadruped tidak hanya meningkatkan efisiensi inspeksi, tetapi juga membantu mengurangi risiko paparan tenaga kerja terhadap lingkungan berbahaya tanpa mengurangi kualitas data yang diperoleh.

Dengan kombinasi mobilitas tinggi, kecerdasan buatan, dan kemampuan operasional di medan ekstrem, Unitree A2 diharapkan menjadi salah satu solusi teknologi yang dapat mendukung transformasi digital sektor industri di Indonesia.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *