Anggaran Rp7,4 Miliar Disiapkan, Jalan Pakuhaji–Sepatan Dibangun 2026

oleh

Caption: Pemkab Tangerang memastikan pembangunan Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan segera dilaksanakan. Anggaran Rp7,4 miliar dialokasikan di APBD 2026 dan kini masuk tahap lelang.

Tangerang,Fixsnews.co.id– Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan pembangunan Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan segera dilaksanakan. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat memimpin rapat perbaikan jalan di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Rabu (4/2/2026).

Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa perbaikan Jalan Pakuhaji–Sepatan telah dianggarkan dalam APBD Tahun 2026 dan saat ini tengah memasuki tahapan proses lelang sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Jalan Pakuhaji–Sepatan sudah kita anggarkan tahun 2026 dan saat ini sedang dalam proses lelang. Saya minta camat menyosialisasikan kepada masyarakat agar bersabar karena semua tahapan harus melalui mekanisme yang berlaku,” ungkapnya.

Sambil menunggu proses lelang, Bupati menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk melakukan perbaikan sementara pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan parah menggunakan material macadam.

Ia juga meminta partisipasi pihak pengembang untuk turut membantu perbaikan sementara sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

“Untuk sementara, jalan yang rusak harus segera ditangani agar tetap fungsional. Saya juga minta pengembang ikut membantu penambalan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Bupati menghimbau kepada pengembang dan pengemudi truk tanah agar sementara waktu menghindari Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan selama proses perbaikan berlangsung.

Menanggapi aspirasi masyarakat terkait tonase dan jam operasional truk tambang, ia menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan agar tidak memperparah kerusakan jalan.

“Kami sampaikan langsung keluhan masyarakat Pakuhaji dan sekitarnya. Masyarakat tidak anti investasi, namun meminta truk tidak melebihi muatan dan mematuhi Perbup terkait jam operasional. Mohon ini dipatuhi,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa Jalan Raya Pakuhaji atau Gardu Tanah Merah merupakan jalan kabupaten dengan panjang lebih dari 8 kilometer.

Tingkat kerusakan jalan tersebut mencapai hampir 50 persen, dengan sekitar 2,8 kilometer dalam kondisi rusak berat dan rusak.

“Di APBD 2026, Pemkab Tangerang mengalokasikan anggaran sekitar Rp7,4 miliar yang saat ini sedang dalam proses lelang. InsyaAllah kontrak pekerjaan dapat dimulai pada awal Maret 2026,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemkab Tangerang juga menyiapkan dukungan pendanaan melalui pergeseran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk perbaikan darurat sepanjang kurang lebih 2 kilometer secara bertahap.

“Untuk menjaga fungsional jalan, kami juga melibatkan pihak pengembang melalui dana CSR agar jalan tetap aman dan nyaman sebelum perbaikan permanen dilaksanakan,” imbuhnya.

Menurutnya, langkah perbaikan darurat tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan saat aktivitas warga meningkat.

“Pembangunan ini sudah direncanakan sejak lama. Sambil menunggu proses tender, perbaikan darurat dilakukan agar jalan tetap fungsional dan tidak membahayakan pengguna,” pungkasnya.(Nan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *