Dari TPS Liar ke Ruang Seni, Jalan Adam Malik Larangan Dihiasi Mural HUT Kota Tangerang

oleh

Caption: Lomba mural HUT ke-33 Kota Tangerang mengubah Jalan Adam Malik Kreo Selatan dari kawasan sampah liar menjadi bersih dan estetik melalui karya seni bertema lingkungan.

TANGERANG — Kondisi lingkungan di sekitar Jalan Deplu Adam Malik, Kreo Selatan, Kecamatan Larangan, berubah drastis setelah dihiasi karya seni mural dalam rangka peringatan HUT ke-33 Kota Tangerang, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Lomba Mural Kecamatan Larangan yang melibatkan belasan kelompok seniman jalanan dari lingkungan sekitar hingga luar kota yang berdomisili di wilayah Larangan.

Camat Larangan Nasrullah mengatakan, lomba mural menjadi langkah inovatif untuk mengubah kawasan yang sebelumnya dipenuhi tumpukan sampah liar menjadi ruang publik yang bersih, asri, dan memiliki nilai estetika.

“Kami menyelenggarakan lomba mural ini untuk mengubah wajah Jalan Adam Malik yang sebelumnya penuh sampah menjadi jalanan yang nyaman bagi masyarakat. Apalagi jalan ini menjadi citra Kota Tangerang di perbatasan,” ujar Nasrullah.

Menurutnya, setelah dilakukan penertiban, pemerintah kecamatan mengajak masyarakat, khususnya para seniman jalanan, untuk ikut berpartisipasi menghiasi dinding pembatas jalan dengan mural bertema cinta dan kelestarian lingkungan.

Lomba mural tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga seniman jalanan berpengalaman yang berdomisili di Kecamatan Larangan.

Salah satu peserta, Wigu, mengaku menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai lomba mural menjadi wadah positif untuk menyampaikan pesan kepedulian lingkungan kepada masyarakat.

“Saya akan menampilkan karakter-karakter yang membawa pesan cinta dan peduli lingkungan. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut di momen hari besar lainnya,” ujarnya.

Selain lomba mural, rangkaian perayaan HUT ke-33 Kota Tangerang di Kecamatan Larangan masih akan berlanjut dengan berbagai kegiatan lain, seperti lomba tari tradisional, lomba mewarnai, gerak jalan, hingga rowahan akbar yang dijadwalkan berlangsung pada 13–14 Februari 2026.(Awr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *