Cetak Lansia Mandiri dan Berprestasi, Pemkot Tangerang Gelar Wisuda Sekolah Lansia 2026

oleh

Caption: Sebanyak 405 lansia resmi mengikuti Wisuda Sekolah Lansia Angkatan Kedua Tahun 2026 Pemkot Tangerang melalui DP3AP2KB guna mewujudkan lansia mandiri, sehat, dan berprestasi.

TANGERANG, Fixsnews.co.id — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) meluluskan 405 peserta pada Wisuda Sekolah Lansia Angkatan Kedua Tahun 2026.

Para wisudawan terdiri dari 390 siswa program reguler dan 15 siswa jalur mandiri yang berasal dari pembinaan Bina Keluarga Lansia (BKL) di 13 kecamatan se-Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan, keberadaan Sekolah Lansia merupakan wujud nyata komitmen Pemkot Tangerang dalam merangkul seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kota.

“Kota ini adalah rumah kita yang perlu kita jaga dan rawat. Lansia memiliki pengalaman yang sangat luar biasa. Melalui Sekolah Lansia, pengalaman tersebut terus dikembangkan agar dapat ditularkan kepada generasi muda, mulai dari membina diri sendiri, keluarga hingga lingkungan,” ungkap Sachrudin.

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian, menjelaskan bahwa program ini menerapkan kurikulum berbasis tujuh dimensi kehidupan, meliputi dimensi intelektual, emosional, fisik, hingga spiritual.

Dalam pelaksanaannya, DP3AP2KB bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan yang rutin melakukan pemeriksaan kesehatan berkala bagi para siswa.

“Para lulusan jenjang Standar 1 (S1) dapat melanjutkan ke jenjang S2 hingga S3. Pada tingkat S3, para lulusan difokuskan untuk menggerakkan dan mengajak masyarakat di lingkungannya agar aktif dalam kegiatan positif serta mendapatkan sertifikat resmi yang ditandatangani oleh Wali Kota Tangerang dan BKKBN,” jelas Tihar.

Ia berharap seluruh alumni Sekolah Lansia dapat menjadi figur yang mandiri, sehat, dan berguna bagi masyarakat sekitar.

Kebahagiaan dirasakan oleh salah seorang wisudawati asal Kecamatan Periuk, Tuti Yulianti (63), yang mengaku mendapatkan banyak manfaat selama mengikuti proses pembelajaran.

“Kami semua sangat bahagia, senang, dan bersemangat. Melalui Sekolah Lansia, kami bisa bersilaturahmi dengan sesama lansia, bertambah wawasan, serta meningkatkan rasa percaya diri. Pesan saya untuk lansia lainnya, tetap semangat, selalu aktif, sehat, dan jalin masa depan dengan bahagia,” ujar Tuti.(Awr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *