Caption:Delegasi maritim dan teknologi Estonia kunjungi Jakarta untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia, termasuk penandatanganan MoU dan forum bisnis maritim strategis.
JAKARTA,Fixsnews.co.id— Delegasi bisnis maritim dan teknologi dari Estonia mengunjungi Jakarta pada 27–28 April 2026 untuk memperkuat kerja sama bilateral serta membuka peluang baru di sektor maritim, logistik, dan inovasi digital.
Kunjungan ini melibatkan sejumlah perusahaan dan institusi Estonia, seperti Cybernetica, Port of Tallinn, hingga Tallinn University of Technology, yang dikenal memiliki keunggulan di bidang teknologi maritim dan infrastruktur digital.
Salah satu agenda penting dalam kunjungan tersebut adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Cybernetica dan PT MultiIntegra Technology Group. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan infrastruktur digital maritim dan keamanan siber.
Cybernetica membawa pengalaman lebih dari 20 tahun di Indonesia, khususnya dalam keamanan siber maritim, pengawasan pantai, dan sistem manajemen lalu lintas kapal.
Selain itu, MindChip memperkenalkan teknologi kapal otonom berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasi maritim. Sementara Insta Globe Engineering dan SRC Estonia menghadirkan solusi retrofit kapal, elektrifikasi, dan bahan bakar alternatif untuk mendukung dekarbonisasi.
Dari sisi pelabuhan dan logistik, Port of Tallinn menawarkan pengalaman dalam pengelolaan pelabuhan cerdas berbasis sistem digital dan optimasi infrastruktur.
Delegasi juga melibatkan 5.0 Robotics, Varcus Solutions, serta Dipperfox yang menghadirkan inovasi di bidang otomatisasi, navigasi berbasis AI, dan rekayasa infrastruktur.
Selama kunjungan, delegasi melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan berbagai pemangku kepentingan Indonesia, termasuk Pelindo, Pertamina, Pelni, INSA, dan KADIN. Pembahasan difokuskan pada peluang kolaborasi di bidang manajemen pelabuhan, logistik cerdas, keselamatan maritim, dan pembangunan berkelanjutan.
Salah satu agenda utama adalah Indonesia Estonia Maritime Business Forum pada 28 April 2026 yang dihadiri lebih dari 100 peserta dari pemerintah, industri, dan akademisi.
Minister of Infrastructure Estonia, Kuldar Leis, menyatakan forum ini menjadi jembatan strategis antara sektor swasta kedua negara.
“Forum ini membuka peluang kolaborasi nyata melalui penguatan hubungan business-to-business, pertukaran pengetahuan, dan investasi yang saling menguntungkan,” ujarnya.
Estonia dikenal sebagai negara dengan ekosistem maritim yang inovatif, didukung teknologi maju, infrastruktur digital kuat, serta komitmen terhadap keberlanjutan.
Melalui forum ini, kedua negara mendorong kerja sama di bidang transformasi digital, teknologi hijau, inovasi maritim, smart city, pendidikan, dan e-governance.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen Estonia dalam mendukung pengembangan sektor maritim Indonesia melalui solusi digital dan berkelanjutan, serta membuka peluang ekspansi bisnis di kawasan Asia Tenggara.(ben)


















