Caption: Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono beri penghargaan kepada 38 personel berprestasi. Satresnarkoba ungkap 4,9 kg sabu senilai Rp6,5 miliar, Satreskrim bongkar 17 TKP curat.
PASURUAN, Jatim | Fixsnews.co.id — Kapolres Pasuruan Harto Agung Cahyono memimpin langsung upacara pemberian penghargaan kepada 38 personel Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) di Lapangan Apel Sarja Arya Racana, Senin (2/3/2026) pagi.
Penghargaan diberikan atas capaian kinerja sepanjang 2025 hingga awal 2026 dalam menjaga kondusifitas wilayah hukum Kabupaten Pasuruan.
Upacara diikuti 227 personel dan berlangsung khidmat.
Dalam amanatnya, AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan penghargaan bukan sekadar seremoni.
Menurutnya, penghargaan adalah simbol integritas dan dedikasi terhadap institusi serta masyarakat.
Ia menekankan tiga poin utama:
Penghargaan sebagai pemantik inovasi dan peningkatan pelayanan publik.
Menjaga soliditas internal antar fungsi di lingkungan Polres Pasuruan.
Memperkuat sinergitas dengan TNI, Pemerintah Daerah, dan elemen masyarakat demi situasi kamtibmas yang kondusif.
“Penghargaan ini adalah motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga integritas dalam bertugas,” tegasnya di hadapan peserta apel.
Apel diawali pelantunan Asmaul Husna dan pengucapan Tri Brata sebagai bentuk komitmen terhadap nilai spiritual dan kode etik profesi.
Sejumlah satuan dan unit mencatat prestasi menonjol.
Sat Resnarkoba berhasil mengungkap jaringan narkotika dengan barang bukti 4.988,8 gram sabu senilai kurang lebih Rp6,5 miliar.
Sat Reskrim mengungkap 17 TKP kasus pencurian dengan pemberatan (Curat).
Unit Reskrim Polsek Gempol meraih Peringkat I Selra tingkat Polsek se-Jatim 2025 serta mengungkap kasus uang palsu lintas daerah.
Unit Intelkam Polsek Gempol mencatat optimalisasi PNBP SKCK tertinggi sebanyak 8.060 lembar dengan nilai Rp241,8 juta.
Sat Lantas menerima penghargaan Ditlantas Polda Jatim atas penginputan data E-Turjawali dan teguran presisi terbanyak.
Bag SDM berkontribusi dalam program ketahanan pangan dengan peningkatan laporan lahan dari 2,5 hektare menjadi 972 hektare.
Sementara itu, personel SPKT meraih medali emas dalam Kejuaraan Pencak Silat Bandung Lautan Api Championship 7 Tahun 2026.(Dilli)


















