Caption: Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengajak orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak guna mencegah tawuran, balap liar, serta penyalahgunaan obat terlarang saat Jumat Curhat di Kecamatan Pinang.
TANGERANG – Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari menyoroti maraknya kenakalan remaja berupa tawuran, balap liar, serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang saat menghadiri kegiatan Jumat Keliling dan Jumat Curhat di Masjid Jami’ Al Barkah, Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung usai Salat Jumat berjamaah itu menjadi sarana silaturahmi sekaligus wadah bagi jajaran kepolisian untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Rachmad Hariyanto, Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko, unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Jami’ Al Barkah.
Dalam sambutannya, Kapolres mengatakan program Jumat Keliling dan Jumat Curhat merupakan upaya Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus mendengar langsung berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan warga.
“Program ini menjadi sarana bagi kami untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menampung aspirasi, masukan, maupun berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat agar dapat bersama-sama dicarikan solusi,” kata Jauhari.
Ia menjelaskan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya secara umum masih aman dan kondusif berkat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Meski demikian, Jauhari mengingatkan adanya tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama, khususnya meningkatnya kenakalan remaja seperti tawuran, balap liar, hingga penyalahgunaan minuman keras dan obat-obatan terlarang.
“Saat ini yang menjadi fokus perhatian kita adalah tindak kriminalitas yang dilakukan oleh remaja, seperti tawuran dan balap liar. Permasalahan ini bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi tanggung jawab kita bersama, terutama peran orang tua dalam mengawasi anak-anaknya,” ujarnya.
Menurutnya, hasil evaluasi menunjukkan banyak kasus kenakalan remaja berawal dari penyalahgunaan minuman keras maupun obat-obatan terlarang seperti tramadol dan jenis lainnya.
Karena itu, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Selain berdialog dengan warga dan tokoh masyarakat, Kapolres juga menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Jami’ Al Barkah sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan Jumat Curhat, Polres Metro Tangerang Kota berharap komunikasi antara masyarakat dan kepolisian semakin terbuka sehingga berbagai persoalan yang muncul dapat ditangani secara cepat, tepat, dan kolaboratif.(Ben)


















