Lima Langkah Sederhana Tingkatkan Kesehatan Ternak, DKP Kota Tangerang Ajak Peternak Berperilaku Profesional

oleh

Kota Tangerang, Fixsnews.co.id– Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang gencar mendorong peningkatan kualitas sektor peternakan melalui edukasi praktis bagi para peternak lokal. Dalam upaya menjaga kesehatan hewan ternak, lembaga ini merilis lima langkah mudah yang bisa diterapkan setiap hari — bukan hanya untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun, menekankan bahwa kesehatan hewan adalah fondasi utama dalam sistem peternakan yang berkelanjutan. “Hewan yang sehat tidak hanya menghasilkan daging, susu, atau telur berkualitas tinggi, tapi juga menjadi sumber penghidupan yang stabil bagi peternak. Ini soal kesejahteraan manusia, sekaligus keamanan pangan nasional,” ujarnya dalam sosialisasi di Kelurahan Benda, Kamis (5/4).

Langkah pertama yang disarankan adalah vaksinasi teratur sesuai jadwal. Vaksinasi dinilai sebagai bentuk pencegahan paling efektif terhadap penyakit menular seperti ASF (African Swine Fever), ND (Newcastle Disease), atau brucellosis yang dapat menyebabkan kerugian finansial besar.

Kedua, pemberian pakan berkualitas. Muhdorun menekankan pentingnya ransum bergizi seimbang yang mengandung protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral sesuai kebutuhan spesifik jenis ternak. “Jangan sampai karena ingin hemat, pakan murah yang tak bernutrisi justru melemahkan daya tahan tubuh hewan,” katanya.

Langkah ketiga adalah pengawasan kesehatan berkala oleh tenaga medis profesional. Pemeriksaan rutin oleh dokter hewan membantu mendeteksi gejala awal penyakit sebelum menyebar luas. DKP Tangerang sendiri menyediakan layanan konsultasi dan pemeriksaan gratis bagi peternak skala rumah tangga.

Keempat, kebersihan dan sanitasi kandang. Kandang yang kering, bersih, dan ventilasi baik menjadi kunci utama pencegahan infeksi bakteri dan parasit. “Sampah pakan, kotoran, dan genangan air harus segera dibersihkan. Ini sederhana, tapi sering diabaikan,” ungkap Muhdorun.

Terakhir, manajemen stres dan kesejahteraan hewan. Ternak yang hidup dalam lingkungan nyaman — bebas dari kekerasan, kepanasan, atau kepadatan berlebih — akan tumbuh lebih optimal. DKP mendorong peternak untuk memberikan ruang gerak cukup, akses air bersih, dan perlindungan dari cuaca ekstrem.

“Jika kelima langkah ini diterapkan secara konsisten, produktivitas peternakan akan naik signifikan, risiko wabah turun, dan produk hewani seperti daging, susu, dan telur menjadi lebih aman dikonsumsi masyarakat,” tandasnya.

DKP Tangerang berharap panduan ini tidak hanya menjadi bahan sosialisasi, tapi menjadi budaya baru dalam pemeliharaan ternak di wilayah yang padat penduduk ini. “Kami ingin peternak bukan lagi sekadar pelaku usaha, tapi mitra strategis dalam ketahanan pangan kota,” tutup Muhdorun.(Awr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *