Safe Haven Diburu Investor, Harga Emas Diproyeksi Menguat Didukung Faktor Teknikal dan Fundamental

oleh

Caption: Analisis Dupoin Futures menyebut harga emas masih berpeluang melanjutkan reli didukung minat safe haven, pelemahan dolar AS, dan sinyal teknikal positif menuju resistance 4.095 hingga 4.144.


JAKARTA, Fixsnews.co.id– Harga emas diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan dalam jangka pendek seiring kembali meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven. Analisis Dupoin Futures menyebut kombinasi faktor teknikal dan fundamental masih mendukung pergerakan emas menuju level resistance berikutnya.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, mengatakan tekanan jual yang sebelumnya mendominasi mulai mereda. Pada grafik H4, harga emas mampu bertahan di atas area support penting yang terbentuk dalam beberapa sesi terakhir.

Menurutnya, kemampuan harga bertahan di area support menunjukkan minat beli mulai meningkat sehingga membuka peluang penguatan lebih lanjut.

“Selama support tetap terjaga, peluang penguatan emas masih cukup besar. Struktur pergerakan harga saat ini masih mendukung skenario kenaikan dalam jangka pendek,” ujar Geraldo dalam hasil analisisnya.

Secara teknikal, harga emas juga telah membentuk pola valid swing low, yang kerap menjadi sinyal awal terbentuknya tren naik setelah fase pelemahan. Pola tersebut menunjukkan pembeli mulai mengambil alih kendali pasar.

Dupoin Futures memproyeksikan target kenaikan terdekat berada di level resistance 4.095. Jika level tersebut berhasil ditembus dengan dukungan volume transaksi yang kuat, harga emas diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatan menuju area 4.144.

Di sisi lain, indikator Stochastic masih berada pada area overbought atau jenuh beli. Meski demikian, belum terlihat sinyal pelemahan momentum maupun pembalikan arah sehingga tren naik dinilai masih berpotensi berlanjut.

Meski prospek penguatan masih terbuka, investor tetap diminta mewaspadai potensi koreksi jangka pendek akibat aksi ambil untung (profit taking) ketika harga mendekati area resistance. Koreksi tersebut dinilai wajar sebelum pasar kembali menentukan arah berikutnya.

Selain faktor teknikal, penguatan emas juga didukung meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Perlambatan ekonomi di sejumlah negara, ketegangan geopolitik, serta tingginya volatilitas pasar keuangan mendorong investor mengalihkan dana ke aset yang dinilai lebih aman.

Dalam kondisi tersebut, emas kembali menjadi pilihan utama sebagai instrumen investasi safe haven, sehingga permintaan terhadap logam mulia berpotensi terus meningkat.

Faktor lain yang menopang prospek emas adalah potensi pelemahan dolar Amerika Serikat. Saat nilai tukar dolar melemah, harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain sehingga permintaan cenderung meningkat.

Pasar juga mulai memperhatikan peluang perubahan kebijakan moneter Amerika Serikat. Jika ekspektasi penurunan suku bunga kembali menguat, tekanan terhadap dolar AS diperkirakan berkurang dan memberikan sentimen positif bagi harga emas.

Selain itu, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) turut memperkuat daya tarik emas karena biaya peluang untuk memiliki logam mulia menjadi lebih rendah.

Meski demikian, pelaku pasar tetap disarankan mencermati sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis dalam waktu dekat, seperti inflasi, tenaga kerja, dan aktivitas manufaktur. Data tersebut dinilai berpotensi memengaruhi arah kebijakan Federal Reserve, pergerakan dolar AS, sekaligus harga emas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai peluang kenaikan harga emas masih lebih dominan dalam jangka pendek. Dukungan teknikal berupa area support yang kuat dan pola valid swing low, serta sentimen fundamental dari meningkatnya permintaan aset safe haven, pelemahan dolar AS, dan potensi kebijakan moneter yang lebih longgar menjadi faktor utama yang berpotensi mendorong emas menguji resistance 4.095 hingga 4.144.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *