Syair Puitis Dokter Karel Dourman Saragih,RUANG SUNYI

oleh

Penulis : Dokter Karel Dourman Saragih HS, SpPD. Sp JP, FIHA

RUANG SUNYI

Di ruang kaca nan dingin
Pasien terbaring
Layar TV monitor dipantau
Sumbatan pembuluh koroner dievaluasi
Katerisasi jantung

Penjelasan penyakit dan indikasi diberi
Konsentrasi mata dan jari
Beraksi
Pemasangan stent

Hasil nyata
Komentar
Second opinion
Sos-med pun menyala

Apakah kesembuhan pasien diutama?

Kini ruang sunyi itu
Tidak lagi hening
Boleh jadi disana
masalah etik bermula
Pantas atau tidak pantas
Hingga over treatment

Rekaman hasil tindakan CD
Beredar jauh hingga ke negara tetangga
Petaka

Kesepakatan profesi SOP
Dibutuh
Tuntunan agar tindakan sesuai ketentuan

Intervensi kardiologi
Bak pisau bermata dua

Panduan pilihan medis
Benefit lebih besar dari risiko

Komplikasi boleh jadi terjadi
Konsekuensi
Side effects diminimalkan
Belum tentu kelalaian

Ruang sunyi itu kini sumber kegaduhan
Hasilnya lalu dianalisa ulang
Bahkan jadi perkara

Medicine nowadays is not solely an art
But also ethic, empathy and honesty

Hotelsantikajkt210626
kareldhs_dr.k💐🥋🇮🇩

 

 

Dokter Karel Dourman Saragih HS, SpPD, SpJP, FIHA: Menyentuh Hati dan Jiwa Lewat Puisi

Sosok dr. Karel Dourman Saragih HS, SpPD, SpJP, FIHA dikenal luas sebagai dokter spesialis penyakit dalam, jantung, dan pembuluh darah yang berdedikasi tinggi dalam dunia medis. Namun, di balik profesinya yang sarat tanggung jawab itu, ia juga memiliki sisi lain yang tak kalah menginspirasi, seorang penyair yang menulis dari hati.

Karel Dourman mampu memadukan ketelitian ilmiah seorang dokter dengan kelembutan rasa seorang seniman. Dalam setiap puisinya, ia menuturkan kisah kehidupan, perjuangan, cinta, dan kemanusiaan semuanya berangkat dari pengalaman nyata di dunia kesehatan.

“Menulis adalah bekerja untuk keabadian,” tutur dr. Karel Dourman dengan penuh keyakinan.

Saat pandemi COVID-19 melanda dunia pada tahun 2020, banyak tenaga kesehatan harus berjuang di garis depan. Namun, di tengah kesibukan dan tekanan besar itu, dr. Karel Dourman tetap menyalurkan kecintaannya terhadap dunia sastra.

Ia berhasil menerbitkan buku antologi puisi berjudul Refleksi Diri, sebuah karya yang lahir dari perenungan mendalam tentang kehidupan, kematian, dan harapan di masa pandemi.

“Pandemi bukan hambatan bagi saya untuk terus berkarya. Justru melalui menulis, saya menemukan ketenangan dan kekuatan baru. Saya tidak pernah merasa lelah maupun frustasi karena menulis adalah bekerja untuk keabadian, ” ungkap dr. Karel Dourman Hotman Saragih, Sp.PD, Sp.JP, FIHA saat ditemui Fixsnews.co.id, Minggu (17/4/2022).

Bagi Karel, seni dan sains bukan dua dunia yang terpisah, melainkan dua sisi yang saling melengkapi. Ia percaya bahwa puisi dapat menjadi terapi jiwa, membantu seseorang mengelola emosi dan menumbuhkan empati.

Melalui karya puisinya, ia menunjukkan bahwa dokter pun bisa menyentuh hati banyak orang tidak hanya dengan stetoskop, tetapi juga lewat kata-kata.

“Puisi adalah cermin jiwa. Ia menenangkan, menyembuhkan, dan memberi harapan,” ujarnya penuh makna.

Karya-karya dr. Karel Dourman menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan seni, menunjukkan bahwa keduanya dapat berpadu untuk memperkaya kehidupan manusia. Ia bukan hanya penyelamat nyawa, tetapi juga penyembuh jiwa melalui kekuatan sastra.

Dedikasi dan kreativitasnya membuktikan bahwa dokter pun bisa menjadi seniman, dan bahwa kata-kata bisa menjadi obat bagi penulisnya maupun pembacanya.(Ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *