oleh

Dinkes Kota Tangerang Siagakan Posko Kesehatan Statis Di Wilayah Terdampak Banjir

KOTA TANGERANG (FN) – Tanggap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang, Dinas Kesehatan (Dinkes) sudah menyiagakan delapan Posko Kesehatan statis dan sejumlah Posko dinamis atau mobile di enam wilayah, di Kota Tangerang, Selasa (25/2/2020).

Diketahui, titik Posko Kesehatan tersebut diantaranya di Kantor Kecamatan Periuk, RW 21 Kelurahan Gebang, RW 13 Kelurahan Gebang, Masjid Al Irsyad Pedurenan, Puskesmas Tajur, RT 1/RW 5 Tajur, RT 02/RW 05 Sudimara Pinang, dan Posko depan Posyandu Teratai Kunciran Baru. 

“Semua posko dikoordinir langsung masing-masing Puskesmas setempat. Mulai dari Puskesmas Periuk, Gembor, Pedurenan Tajur, Kunciran, Jurumudi Baru dan, Puskesmas Kunciran Baru. Untuk Posko Statis kita siagakan tiga hingga enam petugas, sedangkan Posko Dinamis kita siagakan tiga petugas,” ungkap Dr Darto, Kabid Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kota Tangerang. 

Kata Dr Darto, Dinkes mengoperasikan Posko Statis dan Dinamis demi mempercepat penanganan kesehatan korban banjir. Tidak hanya menunggu mereka datang ke Posko Kesehatan Statis, tapi Dinkes menurunkan petugas untuk menyentuh langsung ke rumah-rumah hingga posko-posko pengungsian. 

Lewat Posko Dinamis, Dinkes melakukan pemeriksaan kesehatan, pengobatan hingga pemberian biskuit balita. Posko Dinamis akan mobile keseluruh titik banjir, sesuai kondisi dan kebutuhan lokasi dan korban banjir. 

“Sehingga, kondisi korban banjir cepat diketahui, ditangani sehingga diharapkan tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan pada seluruh korban banjir. Lewat Posko Dinamis, Dinkes juga memberikan makanan-makanan bayi, agar asupan bayi tak kurang atau terlambat,” katanya. 

Salah satunya, Puskemas Jurumudi Baru yang membuka Posko Dinamis di empat titik. DIantaranya, RW 06, RW 07, RW 09, dan RW 03. Masing-masing Posko Mobile menggerakan tiga petugas yang terus bekerja. Semua petugas bergerak, semua sama-sama bekerja sama, untuk membantu para korban banjir. Sehingga, banjir yang melanda Kota Tangerang secara cepat tertangani dari segala lini. (Hms/ben)