oleh

Manfaatkan Dana Desa, Desa Pagar Jati Punya 8 Titik Sumur Gali

 

Muara Enim, fixsnews.co.id – Kebutuhan air bersih sangatlah didambakan mayarakat, karena sudah merupakan kebutuhan primer kehidupan sehari-hari, untuk itulah, masyarakat Desa Pagar Jati, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim memprioritaskan permintaan kepada Pemerintah Desa (Pemdes), yang direspon positif dengan pembuatan 8 titik Sumur Gali, pada Program Padat Karya Tunai (PKT), dengan menggunakan Dana Desa Tahun 2020.

Untuk diketahui, Desa yang dikelilingi aliran sungai itu, tadinya sedikit kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Walau Desa Pagar Jati sebelumnya sudah ada sumur gali, baik itu milik desa dan milik pribadi masyarakat, namun jaraknya jauh, dan terkadang masyarakat juga masih memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan sehari hari, padahal kualitas air tidak menjamin.

Atas kondisi tersebut, akhirnya pemerintah Desa dengan kesepakatan bersama masyarakat melalui Musdes pada tahun lalu, mengalokasikan dana desa untuk membuat sumur gali sebanyak 8 titik di 4 dusun Desa Pagar Jati.

Pembuatan sumur gali tersebut disaksikan langsung Camat Benakat Faisal Al Akhmed, anggota Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD Desa Pagar Jati, dan Pendamping Desa.

Kepada awak media, Kades Desa Pagar Jati Helmi menjelaskan bahwa pembuatan sumur Gali ini merupakan permintaan dan kesepakan masyarakat untuk memperoleh air bersih.

Alhamdulillah pembangunan atau pembuatan sumur gali sebanyak 8 titik dalam 4 dusun ini dapat terlaksana. Selaku kepala Desa, kita menganggarkan Dana Desa atas permintaan masyarakat yang belum ada air bersih. Tadinya warga mengambil air bersih ke tetangga yang jauh, kini sudah tidak lagi, dan keinginan pun sudah terpenuhi dengan adanya sumur gali yang nantinya dapat di gunakan sehari hari, jelas Helmi, Sabtu (14/08).

Helmi menambahkan, program sumur gali sudah direncanakan pada tahun 2019, didalam APBdes Desa sebanyak 26 titik, namun dengan adanya wabah Covid-19, akhirnya mengurangi volume anggaran anggaran Fisik, dialihkan menjadi penanganan Covid dan BLT.

Namun disini kami merasa bangga karena masih ada sisa bangunan fisik seperti yang kita lihat, akhirnya pembuatan sumur gali dapat terlaksana walau jumlahnya dikurangi, ujarnya.

Dia berharap, sumur gali ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Desa Pagar Jati, terutama di Dusun 1,2,3 dan 4. Penggunaan air bersih ini juga diserahkan kepada pengurus yang menghibahkan tanah untuk pembuatan sumur gali ini.

Nantinya, kita akan membuat pengaman seperti tutup sumur beserta kunci, dengan tujuan menghindari pencemaran yang kira-kira dapat mengotori air bersih ini. Bagi masyarakat yang ingin mengambil air, maka kita siapkan derek beserta ember. Setelah mengambil air, diharapkan masyarakat dapat menutup dan mengunci kembali sumur gali ini. Nanti kami minta pegurus untuk membolongi dinding pondosi sumur, supaya masyarakat bisa mengambil air melalui pipa ke rumah- rumah, ucap Helmi.

Sementara itu, Camat Benakat Faisal Al Akhmed mengucapkan terima kasih, dan mengapresiasi Kades Desa Pagar jati yang telah memanfaatkan anggaran Dana Desa, yang dinilainya tepat sasaran, dan memang bermanfaat untuk masyarakat.

“Program ini merupakan program yang baik, dan saya mengharapkan pemanfaatan sumur gali ini secara optimal, nanti diatur lagi khususnya dilaksanakan oleh yang tertua dilingkungan sini. Sehingga nantinya, tidak ada istilah rebutan dalam memanfaatkan air bersih pada sumur gali ini, ungkap Camat Benakat sambil berharap.(mpcom)

(merenimpost)